Tablet dengan harga mulai Rp1,8 jutaan kini menawarkan fungsi yang semakin beragam, dari koneksi 4G LTE hingga dukungan kerja berbasis dokumen. Pilihan ini memberi alternatif bagi konsumen yang tidak ingin masuk ke harga perangkat premium dari Samsung atau Apple.
Empat merek yang menonjol ialah Xiaomi dan Redmi, Huawei, HONOR, serta Infinix. Masing-masing membawa fokus berbeda untuk multimedia, produktivitas, mobilitas, atau kebutuhan internet seluler.
| Merek | Fokus | Contoh Lini | Harga Disebutkan |
|---|---|---|---|
| Xiaomi dan Redmi | Multimedia | Redmi Pad SE, Xiaomi Pad 6, Xiaomi Pad 7 | Rp1,9 jutaan-Rp5 jutaan |
| Huawei | Produktivitas | MatePad, MatePad SE | Mulai Rp2,5 jutaan |
| HONOR | Mobilitas | HONOR Pad X8a, HONOR Pad 9 | Mulai Rp1,9 jutaan |
| Infinix | Multitasking dan 4G LTE | Infinix XPAD | Rp1,8 jutaan-Rp2 jutaan |
Pasar tablet di Indonesia tidak lagi hanya ditentukan oleh dua nama besar. Memasuki pertengahan 2026, persaingan bergeser pada kemampuan perangkat memenuhi pola penggunaan yang lebih spesifik.
Mahasiswa, pekerja, dan pengguna hiburan dapat menilai perangkat dari layar, daya tahan baterai, aksesori, hingga konektivitas. Karena itu, harga bukan satu-satunya pembeda dalam memilih tablet.
1. Xiaomi dan Redmi untuk Layar serta Hiburan
Xiaomi dan Redmi mengandalkan nilai spesifikasi dibanding harga melalui Redmi Pad SE, Xiaomi Pad 6, dan Xiaomi Pad 7. Lini ini menawarkan layar dengan refresh rate hingga 120Hz serta empat speaker yang mendukung Dolby Atmos.
Panel beresolusi tinggi dan konfigurasi speaker tersebut mendukung kegiatan menonton, bermain gim ringan, serta produktivitas harian. Kapasitas baterainya disebut dapat melampaui 8.000-9.000 mAh dan didukung pengisian daya cepat.
Rentang harga yang disebutkan berada dari Rp1,9 jutaan hingga Rp5 jutaan untuk varian dengan spesifikasi lebih tinggi. Posisi ini membuat tablet Xiaomi dan Redmi relevan bagi pengguna yang mengejar pengalaman multimedia tanpa harga premium.
2. Huawei untuk Dokumen dan Aktivitas Kerja
Huawei menempatkan seri MatePad sebagai perangkat pendukung belajar dan kerja yang lebih serius. Pembeda utamanya terletak pada ekosistem WPS Office tingkat PC untuk mengolah dokumen, spreadsheet, dan presentasi.
Seri ini mengusung layar PaperMatte atau FullView yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya saat digunakan dalam waktu lama. Karakter tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang banyak membaca, mengetik, atau menyiapkan dokumen.
Huawei MatePad juga didukung Smart Magnetic Keyboard dan pena digital M-Pencil untuk memperluas fungsi produktivitasnya. Harga MatePad SE yang disebutkan dimulai dari Rp2,5 jutaan.
3. HONOR untuk Perangkat yang Mudah Dibawa
HONOR membidik pelajar dan pekerja muda melalui HONOR Pad X8a serta HONOR Pad 9. Kedua lini tersebut menonjolkan bodi aluminium yang tipis dan ringan dengan baterai untuk pemakaian seharian.
Desain ringkas memberi nilai praktis bagi pengguna yang membawa tablet ke kampus, kantor, atau saat bepergian. Antarmukanya juga dioptimalkan untuk multitasking dan pembagian layar melalui fitur split-screen.
Harga HONOR Pad disebut mulai dari kisaran Rp1,9 jutaan. Segmen ini dapat menarik pengguna yang mengutamakan mobilitas tanpa meninggalkan fungsi kerja dasar.
4. Infinix untuk Anggaran Lebih Ketat
Infinix XPAD hadir untuk pengguna muda yang membutuhkan perangkat kuliah, hiburan, gim ringan, dan multitasking. Tablet ini memadukan chipset yang tangguh di kelasnya dengan RAM besar serta ruang penyimpanan luas.
Dukungan 4G LTE memberi fleksibilitas untuk mengakses internet saat jaringan Wi-Fi tidak tersedia. Harga Infinix XPAD berada di kisaran Rp1,8 jutaan hingga Rp2 jutaan.
Perbedaan fokus keempat merek tersebut membuat calon pembeli dapat menentukan pilihan berdasarkan pola pemakaian, bukan hanya nama merek. Xiaomi dan Redmi mengarah ke media, Huawei ke produktivitas, HONOR ke mobilitas, sedangkan Infinix menekan biaya sambil menawarkan koneksi seluler.






