25 Situs UNESCO 2026 dari Pantai D-Day sampai Olympus, 3 Di Antaranya Terancam

Daftar Warisan Dunia UNESCO 2026 mempertemukan situs yang sangat berbeda, dari Pantai Pendaratan D-Day di Prancis hingga Kawasan Luas Gunung Olympus di Yunani. Di balik 25 penetapan baru itu, tiga lokasi langsung dicatat dalam daftar Warisan Dunia dalam Bahaya akibat konflik bersenjata dan perburuan liar.

Komite Warisan Dunia UNESCO menetapkan daftar tersebut dalam sidang di Busan, Korea Selatan. Sebanyak 19 situs masuk kategori budaya, lima situs berkategori alami, dan satu situs tercatat sebagai kawasan campuran.

Jejak Budaya Mendominasi Penetapan

Kelompok budaya memuat benteng, pusat kota modernis, tempat ibadah, situs arkeologi, hingga kawasan bersejarah. Pantai Pendaratan D-Day, Normandia, 1944, menjadi salah satu penetapan yang paling diperhatikan karena kaitannya dengan operasi amfibi terbesar untuk memulihkan perdamaian di Eropa.

No.Situs BudayaNegara
1Aalto WorksFinlandia
2Benteng Alamūt dan Fortifikasi TerkaitIran
3Teater AmazoniaBrasil
4Situs Budha Kuno SarnathIndia
5Ibu Kota Kuno Asuka dan FujiwaraJepang
6Pantai Pendaratan D-Day, Normandia, 1944Prancis
7Pusat Kota Modernis GdyniaPolandia
8Situs Industri Porselen Kerajinan JingdezhenChina
9Benteng Gunung AmelLebanon
10Masjid Batu dan Situs Suci MangystauKazakhstan
11Benteng Kerajaan Capetian di LanguedocPrancis
12SebastiaPalestina
13Arsitektur Modernis TashkentUzbekistan
14Kompleks Pemakaman Bangsawan XiongnuMongolia
15Medina Kasultanan Bersejarah KomoroKomoro
16Roças di Sao Tome dan PrincipeSao Tome dan Principe
17Sistem Teater Condominio Gaya ItaliaItalia
18Desa Sidi Bou SaïdTunisia
19Wat Phra Mahathat Woramahawihan, Nakhon Si ThammaratThailand

Medina Kasultanan Bersejarah Komoro mendapat arti khusus karena menampilkan perpaduan tradisi Afrika dan Islam. Di Sao Tome dan Principe, Roças diakui memiliki nilai arsitektur sekaligus menjadi pengingat masa lalu pekerja paksa.

Alam, Fosil, dan Kawasan Bahari

Penetapan kategori alami mencakup Cagar Alam Bahari Aqaba, Suaka Margasatwa Nasional Okefenokee, Fosil Ikan Bertulang Belakang Limfjord Barat, Wadi Wurayah, dan Lanskap Migrasi Boma-Badingilo. Gunung Olympus berada dalam kategori tersendiri karena memadukan nilai alam dengan jejak sejarah budaya.

No.SitusKategori
20Cagar Alam Bahari AqabaYordania / Alami
21Lanskap Migrasi Boma-BadingiloSudan Selatan / Alami
22Suaka Margasatwa Nasional OkefenokeeAS / Alami
23Fosil Ikan Bertulang Belakang Limfjord BaratDenmark / Alami
24Wadi WurayahUni Emirat Arab / Alami
25Kawasan Luas Gunung OlympusYunani / Campuran

Boma-Badingilo merupakan kawasan lahan basah dan sabana yang dilalui migrasi mamalia darat terbesar di dunia. Kawasan di Sudan Selatan itu membutuhkan perlindungan karena menghadapi konflik bersenjata dan perburuan liar.

Tiga Lokasi dalam Daftar Bahaya

Boma-Badingilo bukan satu-satunya situs baru yang langsung mendapat status dalam bahaya. Benteng Gunung Amel di Lebanon dan Sebastia di Palestina juga masuk daftar itu dengan konflik bersenjata sebagai ancaman yang disebutkan.

SitusNegaraAncaman yang dicatat
Lanskap Migrasi Boma-BadingiloSudan SelatanKonflik bersenjata dan perburuan liar
Benteng Gunung AmelLebanonKonflik bersenjata
SebastiaPalestinaKonflik bersenjata

Menurut CNN Indonesia, UNESCO turut menyetujui perluasan untuk perumahan modernis Berlin di Jerman serta kawasan lahan lumpur getbol di Korea Selatan. Keputusan ini memperlihatkan bahwa pengakuan Warisan Dunia mencakup pelestarian situs lama dan perlindungan lokasi baru yang menghadapi risiko langsung.

Baca Juga