Transfer 60 Juta Euro Cucurella Dimulai dengan Cemoohan dan Kemenangan Real Madrid

Transfer senilai total 60 juta euro membawa Marc Cucurella ke Real Madrid untuk memperkuat sektor kiri. Langkah awal bek asal Spanyol itu langsung diwarnai suasana tidak biasa saat menjalani debut melawan Schalke 04 di Jerman.

Sejumlah suporter tuan rumah melontarkan cemoohan setiap Cucurella menyentuh bola di Veltins-Arena, Gelsenkirchen. Meski begitu, Real Madrid tetap menutup laga pramusim tersebut dengan kemenangan 3-0.

Cucurella dimainkan mulai menit ke-61 untuk menggantikan Alvaro Carreras. Pertandingan berlangsung pada Minggu (16/8/2026) WIB dan menjadi penampilan pertamanya bersama Los Blancos.

Kylian Mbappe membuka daftar pencetak gol Real Madrid dalam laga itu. Dean Huijsen dan Carlos Espi kemudian melengkapi kemenangan tim dengan masing-masing satu gol.

Rekrutmen untuk Sektor Kiri

Real Madrid mendatangkan Cucurella dari Chelsea setelah Fran Garcia meninggalkan klub dan bergabung dengan Real Betis. Ia diproyeksikan menambah kekuatan pada posisi bek kiri untuk musim 2026-2027.

Sebelum transfer tersebut, Real Madrid memiliki Alvaro Carreras, Fran Garcia, dan Benjamin Mendy sebagai pilihan di sisi kiri pertahanan. Cucurella kini akan bersaing dengan Carreras serta Mendy untuk memperebutkan tempat di skuad.

InformasiKeterangan
Nilai transfer60 juta euro
Klub asalChelsea
Klub baruReal Madrid
Pesaing posisiAlvaro Carreras dan Benjamin Mendy

Kemenangan atas Schalke memberi catatan positif bagi persiapan tim sebelum kompetisi liga bergulir. Namun, perhatian di Gelsenkirchen juga tertuju pada penyebab cemoohan yang diarahkan kepada Cucurella.

Ingatan dari EURO 2024

Reaksi publik Jerman diduga terkait perempat final EURO 2024 antara Spanyol dan Jerman. Cucurella ketika itu dianggap melakukan hand ball di kotak penalti saat membela Spanyol.

Wasit tidak menjatuhkan keputusan penalti setelah insiden tersebut. Spanyol pada akhirnya menyingkirkan Jerman yang berstatus tuan rumah dalam turnamen itu.

Insiden tersebut membuat Cucurella beberapa kali menghadapi respons negatif ketika bermain di Jerman. Saat masih membela Chelsea, ia juga pernah mendapat perlakuan serupa dalam laga Liga Champions melawan Bayern Muenchen.

Cemoohan di Veltins-Arena menunjukkan bahwa sebagian pendukung Jerman masih mengingat peristiwa tersebut. Meski demikian, Cucurella tidak menjadikan situasi itu sebagai fokus utama setelah pertandingan.

Adaptasi Bersama Skuad Baru

Kepada Mundo Deportivo, Cucurella menyampaikan bahwa ia menikmati fase awal bersama Real Madrid. “Saya sangat senang dengan segala hal yang sedang terjadi pada diri saya,” katanya.

Ia merasa proses penyesuaian berlangsung lebih ringan karena dukungan dari rekan-rekan setim. “Menurut saya, segalanya terasa lebih mudah bersama rekan-rekan setim ini. Momen-momen seru akan segera dimulai,” ujarnya.

Menurut laporan bola.kompas.com, Cucurella memandang laga kontra Schalke sebagai ujian yang bermanfaat bagi tim. “Menurut saya ini adalah pertandingan yang hebat bagi semua orang, serta hasil yang bagus sebelum liga bergulir,” tuturnya.

Pemain berusia 28 tahun itu juga menilai penerimaan di dalam kelompok sangat membantu pemain baru. “Mereka adalah orang-orang yang sangat baik. Mereka sangat memudahkan siapa pun untuk beradaptasi,” tambahnya.

Menurut Cucurella, kekompakan harus terlihat jelas dalam permainan sebuah tim. “Penting untuk memiliki kelompok yang solid, agar terlihat jelas di lapangan bahwa kami adalah tim yang sangat kompak,” pungkasnya.

Debut dengan cemoohan tidak mengubah hasil utama yang dibawa Real Madrid dari Gelsenkirchen. Cucurella kini memasuki tahap berikutnya, yakni membangun peran di sisi kiri dalam persaingan sepanjang musim 2026-2027.

Baca Juga