Set Pembuka yang Dominan Tak Cukup, Djokovic Tersingkir di Cincinnati

Novak Djokovic memenangi set pertama dengan dominan, tetapi tetap harus meninggalkan Cincinnati Open pada pertandingan pembuka. Ia kalah 2-6, 6-4, 6-4 dari Thiago Agustín Tirante setelah tidak mampu menjaga kondisi fisik pada dua set terakhir.

Perubahan permainan Djokovic menjadi bagian paling mencolok dari duel yang berlangsung Sabtu, 15 Agustus 2026. Keunggulan awalnya menghilang ketika reli-rali pertandingan mulai menuntut ketahanan yang lebih besar.

Kontras Tajam dalam Pertandingan

Djokovic membuka pertandingan dengan kemenangan 6-2 pada set pertama. Ia kemudian kalah 4-6 pada set kedua dan kembali menyerah 4-6 pada set ketiga.

SetSkorHasil Djokovic
Pertama6-2Menang
Kedua4-6Kalah
Ketiga4-6Kalah

Kemenangan pada set pembuka menunjukkan kualitas permainan Djokovic masih dapat tampil sangat kuat. Namun, fisiknya mulai menurun setelah itu dan membuatnya tidak lagi mampu menyamai intensitas reli lawan.

Kekalahan tersebut menghentikan perjalanan Djokovic di Cincinnati Open sejak babak pertama. Hasil itu juga memperkuat sorotan terhadap kesiapan fisik pemegang 24 gelar Grand Slam tersebut.

Penggemar Menyoroti Kondisi Tubuh

Sejumlah penggemar menilai semangat kompetitif Djokovic masih terlihat kuat, tetapi kemampuan tubuhnya menjalani laga panjang mulai menjadi pertanyaan. Perbincangan tentang kemungkinan pensiun pun kembali muncul setelah kekalahan dari Tirante.

Seorang penggemar di X menulis, “Djokovic saya benar-benar pikir sudah waktunya untuk pensiun.” Dalam komentarnya, ia tetap menyebut Djokovic sebagai legenda, tetapi merasa tubuhnya tidak lagi mendukung seperti sebelumnya.

Penggemar lain menyampaikan pandangan bahwa Djokovic dapat mempertimbangkan pensiun pada musim ini atau musim depan. Komentar itu dikaitkan dengan kekalahan dari pemain yang disebut memiliki peringkat tidak terlalu tinggi.

Ada pula pendukung yang menyoroti persiapan sang petenis sebelum tampil di Cincinnati. “Dia tidak latihan selama berminggu-minggu dan datang ke Cincinnati dalam kondisi kurang fit,” tulis pendukung tersebut.

Karier Belum Akan Berakhir

Meski desakan pensiun muncul, Djokovic disebut belum berencana berhenti dalam waktu dekat. Ia masih berharap menutup karier di Olimpiade 2028 sambil mengibarkan bendera Serbia.

Target tersebut menempatkan kebugaran sebagai unsur penting dalam kelanjutan kariernya. Setiap turnamen akan menjadi kesempatan untuk melihat apakah ia mampu menjaga kondisi tubuh sekaligus mempertahankan persaingan di level tinggi.

Djokovic juga dijadwalkan bermain di US Open pada musim panas ini. Jika fisiknya membaik, ia masih memiliki peluang untuk meraih hasil baik di New York.

The Spun menilai catatan Djokovic dalam pertandingan lima set tetap sangat mengesankan pada fase kariernya sekarang. Rekor itu menjadi salah satu dasar bahwa peluangnya di turnamen besar belum dapat dikesampingkan, meski Cincinnati memberi peringatan keras soal kebugaran.

Baca Juga