Recording Academy mengakui bahwa sebagian artis merasa kategori Best Asian Pop Music Performance belum mewakili karya yang mereka buat. Pengakuan itu muncul ketika organisasi Grammy sedang mengevaluasi masukan dari komunitas musik.
Evaluasi tersebut belum menghasilkan keputusan resmi untuk mengubah atau menghapus kategori Asian Pop. Namun, pernyataan CEO Recording Academy Harvey Mason Jr menandakan adanya perhatian terhadap kritik mengenai representasi musik.
Pernyataan Harvey Mason Jr
Mason mengatakan niat awal sebuah kategori tidak selalu dirasakan sama oleh para artis yang masuk dalam lingkupnya. Ia menegaskan Recording Academy menanggapi keberatan yang disampaikan komunitas musik dengan serius.
“Terlepas dari niat kami, telah menjadi jelas bahwa beberapa artis merasa kategori ini tidak mewakili musik yang telah mereka ciptakan dengan susah payah,” kata Mason. Pernyataan itu dikutip Beritasatu.com dari Allkpop pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menurut Mason, Recording Academy perlu memastikan para kreator merasa dihormati saat organisasi tersebut terus berkembang. Ia juga menyebut lembaga itu telah mampu merespons kebutuhan komunitas musik secara tegas dan cepat dalam enam tahun terakhir.
Meski proses peninjauan telah dikonfirmasi, Mason tidak memaparkan rincian mekanisme evaluasinya. Tidak ada pula penjelasan mengenai kemungkinan bentuk kategori Asian Pop pada Grammy berikutnya.
Keputusan BTS Menambah Sorotan
Pembahasan kategori Asian Pop menguat setelah BTS mengumumkan tidak akan mengajukan karya untuk Grammy Awards ke-69. Ajang penghargaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Ketujuh anggota BTS menyampaikan keputusan itu melalui unggahan di akun Instagram masing-masing pada Rabu, 29 Juli 2026. Anggota yang terlibat adalah Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jung Kook.
“Kami telah memutuskan untuk tidak mengirimkan karya ke Grammy tahun ini,” tulis BTS. Mereka menyatakan musik seharusnya dapat dinikmati tanpa kategori yang dibatasi oleh wilayah maupun bahasa.
Sikap BTS menjadi penting karena grup tersebut memiliki jangkauan global melalui karya seperti Butter dan Dynamite. Keputusan itu muncul tidak lama setelah kategori Best Asian Pop Music Performance diperkenalkan.
Isu Representasi Menjelang Grammy 2027
Kategori Asian Pop dibuat sebagai bagian dari perkembangan sistem penghargaan Grammy. Namun, respons dari musisi memperlihatkan adanya pertanyaan tentang dampak pengelompokan karya berdasarkan kawasan terhadap representasi kreator.
Perdebatan ini tidak hanya berkaitan dengan nama kategori, tetapi juga dengan cara musik ditempatkan dalam sistem penghargaan. BTS menegaskan penolakan mereka terhadap batas wilayah dan bahasa, sementara Recording Academy menyatakan sedang menyimak respons komunitas.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah masukan tersebut akan menghasilkan perubahan kebijakan. Recording Academy masih berada dalam tahap mempertimbangkan pandangan yang diterima dari para pelaku musik.
Kelanjutan evaluasi itu akan menjadi salah satu isu yang diperhatikan menjelang Grammy Awards 2027. Respons organisasi terhadap kritik tersebut akan menentukan arah pembahasan kategori Asian Pop pada periode berikutnya.






