Jl. Sawo No. 10 Garuda 021-42885252

Sistem ERP dapat dikatakan sebagai organ vital dalam setiap startup atau perusahaan dalam  proses operasional bisnis setiap harinya. Kejadian yang banyak terjadi adalah para pelaku bisnis atau perusahaan mengalami kebingungan dikarenakan banyaknya pilihan/ opsi terkait dengan sistem ERP yang setiap produknya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Untuk membantu anda  yang mungkin adalah salah satu pelaku bisnis yang tengah dibingungkan dengan pemilihan sistem ERP, berikut ini ada beberapa poin dasar yang harus anda ketahui dalam menilai apakah sebuah sistem ERP terbilang bagus atau tidak:

Total investment protection/ proteksi akan informasi
Poin nomor satu ini dapat dikatakan poin yang paling penting, sistem ERP yang dapat tergolong baik adalah sistem ERP yang memberikan jaminan proteksi/ protection kepada investasi anda. Sistem ERP disyaratkan untuk dapat menjawab semua tantangan bisnis yang terus berkembang setiap saatnya. Sebagai contoh, keperluan dan kebutuhan bisnis anda pastinya terus meningkat setiap waktunya seiring dengan perkembangan bisnis anda, hal ini juga pastinya juga terkait dengan regulasi dan peraturan bisnis anda yang juga tidak mungkin selalu sama alias statis. Demikian juga dengan perusahaan yang anda jalankan, pastinya tuntutan kebutuhan dinamis akan selalu menghampiri bisnis anda.
Hal yang perlu anda pikirkan adalah apakah sistem ERP yang anda gunakan dapat memenuhi poin perkembangan pada sisi kebutuhan dan regulasi?. Pada bagian inilah, para vendor sistem ERP haruslah dapat menjawab tantangan tersebut dengan melakukan pengembangan dan memberikan dukungan produk yang berkesinambungan/ berkelanjutan.

Tingkat skalabilitas tinggi
Sistem ERP yang masuk kategori baik harus dapat ditingkatkan skala fungsionalitasnya disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang anda jalankan, mulai dari yang berskala kecil hingga berkembang ke lingkungan corporate besar. Sebagai contoh penigkatan skalabilitas tersebut dapat dilihat dari, sebuah bisnis yang awalnya hanya berbentuk finance management yang kemudian dikembangkan/ ditingkatkan menjadi sebuah sistem integrasi yang dapat menghandle manajemen pelanggan, operasi manufaktur, distribusi hingga pengelolahan SDM(Sumber daya Manusia).
Proses peningkatan skala atau transisi dari versi sebelumnya ke versi berikutnya/ penambahan modul inilah yang harus lancar tanpa mengalami konversi data yang rumit dan terlalu kompleks. Contoh sederhana lainnya, apabila terjadi peningkatan jumlah user dan lokasi, maka sistem ERP dituntut dapat membagi proses kerjanya dari server satu ke multiple server yang lainnya.

Kemudahan untuk digunakan
Kemudahan adalah poin lain yang harus dipenuhi oleh sistem ERP untuk dapat dikatakan baik, sistem ERP yang baik haruslah dapat digunakan oleh user dengan mudah tanpa pelatihan yang rumit dan berkali-kali. Tentunya jika anda memiliki sistem ERP yang dapat dikatakan lengkap namun sulit digunakan, hal tersebut adalah hal yang sia-sia dan tidak efisien.