Penalti Fernandes Gagal, MU Kehilangan Kendali saat Milan Berbalik Menang 4-2

Kegagalan Bruno Fernandes mengeksekusi penalti menjadi salah satu momen penting saat Manchester United kalah 2-4 dari AC Milan. MU sebenarnya sempat memimpin lebih dahulu, tetapi Milan menutup pertandingan dengan empat gol dan membalikkan keadaan dua kali.

Laga uji coba pramusim 2026/2027 di Wroclaw Stadium, Polandia, pada Sabtu (15/8/2026), memperlihatkan perbedaan efektivitas kedua tim. Milan mampu memanfaatkan momentum setelah mendapat ruang dari kesalahan permainan dan pertahanan MU.

Kesempatan MU Terbuang pada Babak Pertama

MU langsung unggul pada menit kedua melalui Harry Maguire. Bek tersebut menanduk bola hasil sepak pojok Fernandes untuk menempatkan MU di depan.

Milan berusaha merespons dan memperoleh dua peluang melalui Ruben Loftus-Cheek pada menit kedelapan serta ke-14. Senne Lammens menggagalkan kedua upaya tersebut dan membuat MU tetap unggul dalam fase awal laga.

Peluang emas MU hadir pada menit ke-41 setelah Koni De Winter melanggar Youri Tielemans. Fernandes menjadi eksekutor, tetapi Lorenzo Torriani berhasil menepis tendangan penalti tersebut.

Tak lama setelah kegagalan itu, Milan menyamakan kedudukan. Samuel Chukwueze menuntaskan umpan Goncalo Ramos dari sisi kiri untuk membawa skor menjadi 1-1 menjelang jeda.

Gol Balasan yang Mengubah Pertandingan

MU kembali memperoleh keunggulan pada menit ke-51 melalui Patrick Dorgu. Gol itu lahir setelah Milan melakukan kesalahan ketika memainkan bola kembali ke lini belakang.

Keunggulan kedua MU kembali sirna dalam waktu singkat. Alphadjo Cisse membuat skor 2-2 pada menit ke-57 dan mengalihkan tekanan kepada tim Inggris tersebut.

MenitPemainSkor
2Harry MaguireMU 1-0 Milan
Menjelang jedaSamuel Chukwueze1-1
51Patrick DorguMU 2-1 Milan
57Alphadjo Cisse2-2
68Goncalo RamosMilan 3-2 MU
72Ruben Loftus-CheekMilan 4-2 MU

Menurut bola.bisnis.com, Milan mulai mengambil kendali permainan setelah menyamakan skor untuk kedua kalinya. Chukwueze kembali memberi kontribusi dengan umpan silang yang diteruskan Ramos melalui sundulan pada menit ke-68.

Gol Ramos membawa Milan memimpin 3-2. Loftus-Cheek memastikan kemenangan pada menit ke-72 lewat tembakan ke tiang dekat setelah bergerak dari sisi kanan ke dalam kotak penalti.

Torriani Menahan Upaya MU

Manchester United masih mencoba menekan setelah tertinggal dua gol. Namun, Torriani beberapa kali menghentikan peluang lawan dan mempertahankan keunggulan Milan sampai akhir laga.

Hasil ini menjadi modal positif bagi Milan menjelang musim baru. Kemampuan tim untuk bereaksi setelah tertinggal dua kali menunjukkan efektivitas serangan mereka, terutama pada babak kedua.

Sebaliknya, MU mendapat catatan mengenai pentingnya konsentrasi setelah unggul. Tim tidak mampu mempertahankan dua momentum awal dan gagal memanfaatkan peluang memperbesar selisih melalui penalti Fernandes.

Laga tersebut juga menjadi pertandingan khusus bagi pelatih Milan, Ruben Amorim. Ini merupakan pertemuan pertamanya melawan Manchester United setelah ia dipecat klub itu pada Januari 2026.

Baca Juga