Saat Lampu Jakarta Dilihat Tanpa Kaca Penghalang, Tiket Tur Ini Rp75 Ribu

Lampu-lampu Jakarta dapat dilihat tanpa penghalang kaca dari lantai tiga bus tingkat yang bagian atasnya terbuka. Pengalaman tersebut tersedia dalam Open Top Tour of Jakarta dengan harga tiket Rp75 ribu per orang.

Salah satu pilihan yang tersedia adalah Jakarta Heritage, tur malam yang memadukan panorama kota dengan penjelasan sejarah melalui headphone. Penumpang juga memperoleh kesempatan singgah di kawasan Monas untuk mengambil foto dalam perjalanan sekitar 40 menit.

Dari check-in hingga naik ke lantai tiga

Untuk rute Jakarta Heritage, titik awal perjalanan berada di Pos Bloc atau Gedung Filateli. Penumpang wajib menunjukkan tiket saat check-in sebelum menerima gelang masuk dan voucher kopi.

Voucher tersebut dapat digunakan di tenant sekitar Pos Bloc pada hari yang sama. Sementara menunggu keberangkatan, peserta dapat menggunakan tempat duduk yang tersedia di area tunggu.

Persiapan naik ke bus dilakukan sekitar lima menit sebelum jadwal berangkat. Tas dapat dititipkan di lantai dua, sedangkan area untuk menikmati perjalanan berada di lantai tiga.

Setiap peserta menerima headphone yang digunakan untuk mendengar informasi dari pemandu. Narasi audio disampaikan sepanjang bus menyusuri jalanan pusat ibu kota.

Bangunan bersejarah dalam satu lintasan malam

Jakarta Heritage melewati sejumlah lokasi yang memiliki jejak panjang dalam perkembangan ibu kota. Rute ini melintasi Gedung Filateli, Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, hingga kawasan Istana Negara.

Informasi mengenai bangunan dan kawasan tersebut diperdengarkan ketika bus bergerak. Menurut CNN Indonesia, perpaduan pemandangan malam serta cerita pemandu menjadi karakter utama perjalanan Jakarta Heritage.

Penumpang dapat memilih bagian depan lantai atas untuk memperoleh pandangan yang lebih luas. Berdiri di atas kursi diperbolehkan untuk mengambil foto dari posisi lebih tinggi, tetapi alas kaki harus dilepaskan.

Selama perjalanan, penumpang diminta tetap mengikuti arahan pemandu. Bus dapat berguncang di jalan yang tidak rata dan melewati kabel melintang di sejumlah titik.

Empat pilihan perjalanan wisata

Selain Jakarta Heritage, Transjakarta menyediakan tiga rute wisata lain dengan sasaran kawasan berbeda. Pilihan itu memberi penumpang kesempatan menyesuaikan tur dengan suasana Jakarta yang ingin dinikmati.

Nama RuteFokusKawasan yang Dilalui
Jakarta HeritageJejak sejarah JakartaPasar Baru, Lapangan Banteng, Istiqlal, Katedral, Istana Negara
Jakarta SkylinePanorama pusat kotaSudirman dan MH Thamrin
Jakarta SeasideSisi pesisir JakartaTermasuk Pantai Indah Kapuk
Jakarta BataviaJejak sejarah BataviaSarinah menuju Kota Tua

Tur tersedia setiap hari dalam beberapa sesi dengan jadwal antara pukul 16.00 hingga 20.30 WIB. Lokasi check-in tidak selalu sama karena mengikuti rute perjalanan yang dipilih penumpang.

Cara membeli tiket

Pembelian dilakukan melalui aplikasi TJ: Transjakarta dengan membuka menu Ticket dan memilih Open Top Tour. Setelah itu, calon penumpang memilih rute, tanggal, serta jam keberangkatan yang masih tersedia.

Data nama, email, dan nomor telepon perlu diisi sebelum pembayaran dilanjutkan. Tiket dianjurkan dibeli dua hari sampai satu minggu sebelum jadwal tur karena kursi dapat habis dalam waktu lebih cepat.

Jeda di Monas menjadi salah satu bagian dari perjalanan Jakarta Heritage. Penumpang dapat berfoto pada pemberhentian itu, sementara pemandu dapat membantu mengambil gambar.

Layanan ini menghadirkan pilihan Tur Bus Jakarta bagi warga dan pengunjung yang ingin menikmati kota dari sudut pandang berbeda. Dalam durasi singkat, perjalanan tersebut menghubungkan lanskap malam Jakarta, udara terbuka, dan cerita dari kawasan-kawasan penting ibu kota.

Baca Juga