Málaga Rayakan Gelar Usai Penalti ke Gawang Kosong, Fulham Tolak Kembali

Eneko Jauregi mencetak gol ke gawang kosong dalam momen yang menentukan Trofeo Costa del Sol Cervezas Victoria. Ia menjadi satu-satunya penendang di lapangan karena pemain Fulham telah meninggalkan area pertandingan menuju ruang ganti.

Málaga kemudian merayakan gelar di Estadio La Rosaleda setelah laga pramusim itu berakhir imbang 2-2 selama 90 menit. Penentuan trofi menjadi tidak biasa karena kedua klub berbeda pandangan mengenai kewajiban menggelar adu penalti.

Málaga Tetap Menunggu Sesi Penentuan

Setelah peluit akhir, Málaga menyiapkan prosedur adu penalti untuk menentukan pemenang turnamen. Namun, Fulham tidak kembali ke lapangan dan tidak ada duel antarpemain dari titik putih.

Jauregi tetap maju untuk melakukan tendangan. Bola masuk ke gawang Fulham tanpa penjagaan, lalu para pemain Málaga bersama pendukung tuan rumah merayakan keberhasilan tersebut.

Manajemen Málaga menyatakan klubnya sebagai juara resmi turnamen. Klaim itu muncul walau format adu penalti yang lazim tidak pernah benar-benar dijalankan.

Dua Klub Memiliki Penafsiran Berbeda

Fulham menyebut telah memiliki kesepakatan tertulis sebelum pertandingan dimulai. Dalam versi klub Inggris tersebut, hasil imbang seharusnya tidak dilanjutkan dengan adu penalti.

Melalui unggahan di X, Fulham menyatakan, “Kami menyatakan bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sudah sepakat tidak akan ada adu penalti andaikata laga berakhir imbang.” Pernyataan itu menjadi dasar bagi skuad tamu untuk tidak mengikuti sesi penentuan.

Málaga memberikan penjelasan yang berlawanan. Klub Spanyol itu menegaskan adu penalti sudah menjadi bagian dari rencana penyelenggaraan Trofeo Costa del Sol.

Menurut Málaga, permasalahan terletak pada tidak adanya ketentuan adu penalti dalam formalitas kontrak. Perbedaan tersebut membuat hasil pertandingan 2-2 berujung pada sengketa penentuan pemegang trofi.

Tahap lagaPeristiwaPihak terkaitHasil
Menit ke-24Ryan Sessegnon mencetak golFulhamFulham memimpin
Menit ke-90Jauregi mengeksekusi penaltiMálagaSkor 2-2
Usai lagaFulham meninggalkan lapanganFulhamPenalti tidak berlangsung normal

Pertandingan Berjalan Ketat

Sebelum insiden sesudah laga, Fulham dua kali memegang keunggulan. Ryan Sessegnon membuka keunggulan pada menit ke-24, sementara Alex Iwobi juga mencatatkan gol untuk tim tamu.

Málaga membalas melalui Chupete dan menolak menutup pertandingan dengan kekalahan. Penalti Jauregi pada menit ke-90 membuat kedudukan kembali setara.

Ketegangan juga sempat terjadi ketika pertandingan masih berlangsung. Pelatih Fulham Álvaro Arbeloa menerima kartu merah setelah melakukan protes keras kepada wasit.

Arbeloa merupakan mantan pemain Real Madrid yang ditunjuk sebagai pelatih Fulham pada Juli 2026. Ia menggantikan Marco Silva dan menjalani laga pramusim ini sebagai bagian dari persiapan menuju Premier League.

Málaga memakai pertandingan tersebut untuk mempersiapkan diri menghadapi LaLiga 2026/2027. Klub itu dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada 19 Agustus dalam laga pembuka musim.

Karena itu, pertandingan di La Rosaleda meninggalkan dua cerita sekaligus bagi kedua tim. Empat gol dan kartu merah menjadi bagian dari laga, tetapi perbedaan aturan adu penalti menjadi alasan utama perayaan gelar Málaga.

Baca Juga