Kartu Merah dan Gol Menit ke-106 Warnai Final, Argentina Ajukan Tuntutan Laga Ulang

Final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol berakhir dengan gol Ferran Torres pada menit ke-106 serta kartu merah untuk Enzo Fernandez. Rangkaian kejadian itu menjadi latar munculnya tuntutan suporter Argentina agar pertandingan 0-1 di New Jersey diulang.

Petisi yang dibuat Gisela Sanchez di Change.org telah mengumpulkan lebih dari 82.000 tanda tangan. Para pendukung meminta FIFA membatalkan hasil final dan memeriksa dugaan keputusan wasit yang merugikan Argentina.

Argentina Bermain dengan 10 Pemain

Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93, saat pertandingan memasuki fase krusial. Argentina kemudian bertahan dengan 10 pemain hingga Spanyol mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

Spanyol mendominasi penguasaan jalannya laga selama 120 menit. Argentina tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran dan tercatat melakukan 25 pelanggaran.

PeristiwaDetailDampak
Kartu merahEnzo Fernandez, menit ke-93Argentina bermain dengan 10 pemain
Gol kemenanganFerran Torres, menit ke-106Spanyol menang 1-0
PelanggaranWasit meniup peluit 46 kaliLaga berlangsung keras dan tegang

Wasit Slovenia Slavko Vincic tercatat meniup peluit 46 kali untuk pelanggaran. Kericuhan juga terjadi menjelang dan setelah pertandingan berakhir, menambah ketegangan pada final tersebut.

Tuduhan dalam Petisi Suporter

Sanchez menilai kepemimpinan wasit dalam pertandingan itu kontroversial dan meminta pemeriksaan yang serius serta transparan. Ia menyebut pembiaran atas dugaan korupsi dalam sepak bola dunia dapat menciptakan contoh buruk bagi atlet dan penggemar generasi berikutnya.

“Final baru-baru ini antara Argentina dan Spanyol dicemari oleh wasit yang kontroversial dan korup, menurut bukti video, dibeli untuk memengaruhi hasil pertandingan,” tulis Sanchez dalam petisi. Tudingan tersebut menjadi dasar tuntutan agar FIFA mempertimbangkan evaluasi ulang hasil laga.

Mediaindonesia.com melaporkan bahwa Change.org juga dipenuhi petisi tandingan. Salah satu petisi yang menyerukan larangan bagi Argentina untuk tampil dalam Piala Dunia pada masa depan disebut telah mengumpulkan lebih dari 29 juta tanda tangan sebelum ditutup.

Investigasi FIFA Berjalan

FIFA telah membuka investigasi disiplin terhadap insiden yang melibatkan pemain Argentina sesudah laga. Leandro Paredes dan Nahuel Molina disebut terekam kamera melakukan aksi kekerasan terhadap pemain Spanyol.

Gary Neville mengecam tindakan skuad Argentina dalam siaran ITV dan menyebutnya “sebuah aib”. Ia mengakui daya juang tim asuhan Lionel Scaloni, tetapi menilai beberapa kejadian dalam pertandingan terakhir mereka tidak lagi mencerminkan sportivitas.

Investigasi terhadap perilaku pemain berjalan bersamaan dengan tekanan suporter yang menginginkan hasil final dievaluasi. FIFA belum disebutkan mengambil keputusan mengenai tuntutan pertandingan ulang tersebut.

Baca Juga