Manchester City langsung menghadapi ujian besar pada awal era Enzo Maresca setelah kepergian Pep Guardiola. Arsenal akan menjadi lawan The Citizens dalam final Community Shield yang juga menawarkan peluang meraih trofi pertama musim ini.
Laga tersebut digelar di Stadion Millennium, Cardiff, pada Minggu (16/8/2026) pukul 21.00 WIB. Hasilnya akan memberi warna penting bagi langkah awal Maresca sebagai manajer baru Manchester City.
Pelatih asal Italia itu tidak menganggap Community Shield sebagai pertandingan yang boleh dijalani tanpa ambisi besar. Ia menegaskan bahwa adanya piala yang diperebutkan membuat laga ini memiliki nilai kompetitif yang jelas.
“Bagi saya pribadi, ini adalah sebuah trofi,” kata Maresca. Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa ia ingin membuka perjalanan bersama City dengan kemenangan di final.
Arsenal Membawa Catatan Menguntungkan
Tantangan Maresca bertambah karena Manchester City belum pernah mengalahkan Arsenal dalam tiga pertemuan sebelumnya di Community Shield. Rekor tersebut menjadi beban sekaligus peluang bagi City untuk mengubah catatan saat kembali bertemu rivalnya.
Arsenal dengan demikian bukan hanya lawan pada pertandingan pembuka musim. The Gunners juga menjadi penghalang langsung bagi ambisi Maresca mengangkat piala pertamanya bersama City.
Kemenangan akan memberi Manchester City dua hal sekaligus. Tim dapat merebut trofi pertama musim ini dan memutus rentetan kekalahan dari Arsenal di Community Shield.
City Menolak Menurunkan Ambisi
Maresca menyatakan bahwa timnya akan berusaha memenangkan pertandingan ketika tampil dalam partai final. Menurut Detik Sport, seluruh jajaran Manchester City bersiap memberikan upaya maksimal menghadapi Arsenal.
“Ketika ada trofi dan laga final di depan mata, kami selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan,” kata Maresca. Tekad itu menunjukkan bahwa City tidak akan memperlakukan agenda di Cardiff sebagai laga persahabatan.
Tekanan dari sejarah pertemuan dan perubahan pelatih membuat final ini memiliki arti khusus bagi City. Maresca juga menegaskan bahwa status pertandingan tidak mengurangi target tim untuk menang.
“Jadi, sama sekali bukan laga persahabatan. Ini adalah trofi yang akan kami upayakan semaksimal mungkin untuk diraih, untuk memenangkan trofi pertama kami,” kata Maresca. Final melawan Arsenal pun menjadi kesempatan awal bagi City untuk membuktikan ambisi pada masa kepemimpinan baru.






