Perjalanan Marselino Ferdinan kembali ke lapangan kini bergantung pada satu proses penting, yakni rehabilitasi setelah operasi lutut. Pemain berusia 21 tahun itu belum dapat dipastikan kapan kembali memperkuat klub maupun Timnas Indonesia.
Keputusan untuk kembali bermain akan menunggu perkembangan kondisi Marselino dan hasil evaluasi tim medis. Situasi tersebut membuat sang pemain harus menunda ambisi tampil sambil menjalani pemulihan secara bertahap.
Dari Bali hingga Sevilla
Masalah lutut Marselino bermula saat ia mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali menjelang Piala AFF 2026. Cedera tersebut menghentikan agenda pemain itu bersama tim nasional dan mengalihkan fokusnya pada penanganan fisik.
Langkah operasi kemudian diambil sebagai bagian dari upaya pemulihan. Marselino menjalani prosedur tersebut pada 12 Agustus 2026 di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol.
| Tahap Pemulihan | Rincian |
|---|---|
| Awal cedera | Terjadi saat pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali. |
| Agenda tim nasional | Pemusatan latihan berlangsung menjelang Piala AFF 2026. |
| Tindakan medis | Operasi lutut pada 12 Agustus 2026. |
| Lokasi tindakan | Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol. |
Operasi tersebut merupakan awal dari rangkaian proses yang masih harus dilalui Marselino. Rehabilitasi akan dilakukan sesuai arahan dan rekomendasi tim medis sebelum ia dinyatakan siap kembali bermain.
Tidak Memaksakan Jadwal Kembali
Marselino menyatakan akan menjalani masa pemulihan dengan penuh disiplin. Ia menekankan pentingnya mengambil setiap langkah secara bertahap demi memulihkan kondisi secara maksimal.
“Sekarang fokus saya adalah menjalani pemulihan dengan disiplin, langkah demi langkah,” kata Marselino dalam rilis PSSI. Pernyataan itu menunjukkan bahwa tidak ada target pasti untuk kembali ke rumput hijau dalam waktu dekat.
Ia tetap menyimpan harapan untuk kembali membela Indonesia setelah pemulihan selesai. Namun, waktu kembalinya akan ditentukan oleh kondisi lututnya, bukan oleh kebutuhan jadwal pertandingan.
“Terima kasih untuk doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia. Saya akan bekerja keras untuk kembali lebih kuat dan siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.
Dukungan Selama Operasi
Marselino juga menyampaikan penghargaan atas dukungan yang diterimanya selama menjalani operasi di Spanyol. Ia menyebut Erick Thohir dan PSSI membantu mengurus kebutuhan operasi serta memastikan proses penanganan berjalan baik.
“Saya sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan Pak Erick serta PSSI yang telah mengurus proses operasi saya dan memastikan semuanya berjalan dengan baik,” tutup Marselino. Dukungan tersebut hadir pada fase ketika ia harus menepi dari aktivitas sepak bola.
Suara.com mencatat Marselino terakhir kali memperkuat Timnas Indonesia pada jeda internasional Juni 2026. Setelah periode itu, proses penanganan cedera membuatnya belum dapat melanjutkan penampilan bersama tim nasional.
Setelah tindakan operasi di Sevilla, fokus Marselino sepenuhnya tertuju pada rehabilitasi. Lampu hijau dari tim medis akan menjadi syarat utama sebelum ia dapat kembali membela klub atau Timnas Indonesia.






