Mikel Arteta menanggapi aturan baru Premier League soal handuk dengan nada menyindir. Manajer Arsenal itu mengatakan, “Ya lihat saja apa yang akan kami lakukan. Mungkin kita akan bermain memakai topi.”
Komentar tersebut muncul ketika Premier League menegaskan larangan penggunaan handuk untuk mengeringkan bola sebelum lemparan ke dalam. Perubahan itu membatasi cara pemain menyiapkan bola di dekat garis lapangan.
Dua Pembatasan dalam Satu Situasi
Lemparan ke dalam kini tidak hanya diatur melalui larangan handuk. Pemain juga dapat kehilangan hak lemparan apabila terlihat sengaja mengulur waktu dan tidak melepaskan bola setelah hitungan lima detik dari wasit.
Tim lawan akan menerima lemparan bila batas waktu itu terlewati. Sanksi tersebut memberi konsekuensi langsung terhadap pemain yang berjalan menjauh dari bola atau mengoper-oper bola tanpa segera melakukan lemparan.
| Situasi di Lapangan | Tindakan Wasit | Hasilnya |
|---|---|---|
| Pemain memakai atau meminjam handuk | Penggunaan handuk tidak diperbolehkan | Bola tidak dapat dikeringkan dengan handuk |
| Pemain sengaja menunda lemparan | Wasit melakukan hitungan lima detik | Hak lemparan berpindah ke lawan |
Aturan lima detik menempatkan kecepatan eksekusi sebagai hal yang penting dalam setiap lemparan ke dalam. Tim yang awalnya memiliki bola dapat segera kehilangan kesempatan menyerang jika penundaan dianggap disengaja.
Di sisi lain, larangan handuk menghilangkan salah satu cara untuk memperoleh pegangan bola yang lebih kering. Pemain tidak boleh membawa handuk sendiri maupun meminjamnya dari pihak lain saat akan melakukan lemparan.
Berawal dari Perdebatan Musim Lalu
Penggunaan handuk menjadi sorotan dalam laga Arsenal melawan Newcastle United pada musim lalu. Riccardo Calafiori sempat meminjam handuk milik Nick Pope untuk mengeringkan bola.
Wasit Jarred Gillet tidak mengizinkan tindakan itu karena kedua tim tidak mempunyai kesepakatan sebelum pertandingan. Situasi tersebut menunjukkan penggunaan handuk sebelumnya dapat bergantung pada kesepakatan yang dibuat jelang laga.
Menurut laporan The Sun, Premier League kini menegaskan bahwa handuk tidak boleh digunakan sama sekali dalam lemparan ke dalam. Ketentuan itu menghapus kemungkinan adanya perbedaan perlakuan dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
Keberatan soal Keadilan Permainan
Sean Dyche, yang menangani Nottingham Forest pada musim lalu, sebelumnya menyatakan keberatan terhadap penggunaan handuk. Ia menilai praktik itu tidak adil bagi lawan.
Dengan perubahan terbaru, pemain harus menghadapi kondisi bola tanpa bantuan handuk dan mengeksekusi lemparan tanpa penundaan. Lemparan ke dalam pun menjadi fase permainan yang lebih berisiko, karena kesalahan kecil dapat langsung memberi bola kepada lawan.






